Senin, 20 November 2017
   
 
Home   |    About Us    |   Program  |    Berita  |    Jadwal Public Training  |    Daftar Klien  |    Testimoni  |    Galeri      |   In House Training    |   Kontak Kami   |    Download
 
 
 
 
25 October 2017
Pelatihan Master of Ceremonies untuk POLRI

Training Indonesia dipercaya oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Div. SRENA POLRI untuk bertanggung jawab menjadi fasilitator penyelenggaraan Pelatihan Master of Ceremonies. Sesuai dengan kesepakatan yang tertian dalam MoU, pelatihan ini berlangsung selama 2 hari, yaitu Senin-Selasa, 23-24 Oktober 2017 yang berlokasi di Hotel Diradja, Jl. Kapt. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Menjadi fasilitator untuk Lembaga Negara sebesar Polri, tentunya Training Indonesia tidak ingin mengecewakan. Deretan Trainer Terbaik pun diturunkan untuk memfasilitasi Pelatihan MC ini. 4 Trainer yang bertanggung jawab untuk masing-masing materi yaitu Ibu Ayu Gunawan, Bapak Yassir Den Has, Ibu Evita Arief dan Kang Zae Hanan.

Hari pertama pelatihan, peserta yang sudah terbiasa dengan kedisplinan datang lebih awal dari yang ditentukan. Pelatihan pun menjadi lebih baik karena bisa dimulai tepat waktu sehingga peserta pelatihan yang berjumlah 20 orang bisa optimal dalam mendapatkan materi pelatihan. Sesi pelatihan pagi dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Trainer yang hadir untuk memberikan materi Find Out Your Mindset adalah Ibu Ayu Gunawan. Beliau adalah Pakar NLP Indonesia yang akan memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan betapa Positive Mindset, Kecerdasan Emosional dan Motivasi sangatlah penting dimiliki oleh seorang MC. Tanpanya, MC akan kesulitan menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai MC karena seringkali keliru dalam memandang, memahami dan membentuk kepercayaan diri sebagai MC. Akibatnya MC akan mudah sekali grogi, tidak percaya diri, takut tampil di depan umum, tidak yakin akan kemamuannya, serta sederet masalah lain yang kesemuanya bermula dari kesalahan dalam pola pikir. Hasilnya sungguh luar biasa, peserta yang pada awalnya sangat tidak yakin bisa menjadi MC dan yakin dirinya tidak mampu berangsur-angsur mulai menemukan passion dalam dirinya. Beberapa yang sama sekali tidak pernah menjadi MC dan sangat takut untuk berbicara di depan umum mulai berani d